Pedoman Pemakaian Tanda Petik Tunggal

Tanda Petik Tunggal (‘...’) 

1. Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun dalam petikan lain.

Misalnya: 
Tanya Basri, “Kau dengar bunyi ‘kring-kring’ tadi?”
“Waktu kubuka pintu kamar depan, kudengar teriak anakku,’Ibu, Bapak pulang’,
dan rasa letihku lenyap seketika,” ujar Bapak Hamdan.

2. Tanda petik tunggal mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan kata ungkapan asing.

Misalnya: 
feed-back ‘balikan’

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pedoman Pemakaian Tanda Petik Tunggal"

Posting Komentar